Allah SWT Berfirman :
“Janganlah kamu
menyembah selain Allah, dan berbuat baiklah kepada ibu ayah dengan
sebaik-baiknya.” (QS. Al-Baqarah : 83)
Dijelaskan dalam ayat diatas bahwa perintah berbuat
baik kepada ayah dan ibu sejajar dengan perintah mengesakan Allah SWT. Ini
adalah kedudukan tertinggi yang diberikan Allah kepada manusia, dimana anak
harus berbakti kepada orang tua mereka. Berbakti kepada orang tua adalah hal
utama selain menyembah Allah semata. Sebagai anak, sudah menjadi kewajiban kita
untuk mendahulukan kepentingan kedua orang tua kita.
Rasa sayang seorang ibu kepada anaknya sangatlah
besar melebihi kasih sayang siapapun. Hal ini yang menyebabkan hubungan batin
seorang ibu dengan anaknya sangat kuat. Ketika anaknya sedang merasa kesulitan
ibu pun juga ikut merasakan kesulitan itu. Ketika anaknya sedang bekerja atau
belajar doa sang ibu selalu menyertainya. Doa seorang ibu sangatlah dahsyat
sama seperti doa seorang nabi kepada umatnya.
Rasulullah SAW bersabda :
“Doa orang tua
untuk anaknya sama seperti doa nabi terhadap umatnya.” (HR. Ad Dailami)
Persamaan doa ibu dengan nabi terletak pada
kemustajabannya. Setiap nabi pasti berdoa untuk keselamatan umatnya. Sedangkan
seorang ibu berdoa untuk keselamatan anaknya. Doa ibu adalah berkah untuk
kesuksesan dunia dan akhirat anaknya.
Sebaliknya, bila perasaan seorang ibu tersakiti oleh
kedurhakaan anaknya maka siksaan Allah akan segera datang. Bahkan ketika doa
itu diucapkan maka akan langsung terkabulkan. Seperti dalam dongeng Malin
Kundang yang dikutuk menjadi batu oleh ibunya.
Perjuangan seorang ibu untuk mendidik anaknya
sangatlah berat. Butuh perjuangan sangat panjang untuk membentuk anak yang kuat
dan berbakti. Dengan kasih sayangnya ibu akan menanamkan nilai-nilai kebaikan
kepada anaknya sejak dini. Dan seorang ibu akan selalu hadir memotivasi kita
ketika sedang merasa putus asa dan dalam kesulitan. Kesuksesan seorang anak
tidak terlepas dari peran serta ayah dan ibu mereka.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar