dakwatuna.com
Siapapun yang tergabung dalam program ODOJ
(One Day One Juz), pasti pada pagi hari akan mendapatkan informasi duka
tentang berpulangnya Yenni Ratna Sari, salah seorang pegiat ODOJ grup 35
(29/12).
Berdasarkan informasi yang beredar, pada malam harinya, beliau
bersama suaminya mengalami kecelakan tabrak lari saat hendak mengantar
pesanan teman. Ada pula yang menceritakan bahwa mereka berdua sedang
mencari fotokopian untuk keperluan halaqah almarhumah pada besok
harinya. Mengingat jarak yang dekat, mereka tidak mengenakan helm.
Mereka mengendarai motor secara perlahan di pinggir jalan. Namun naas,
dalam perjalanan, mereka ditabrak mobil dari belakang. Tersiar kabar,
selain mereka, ada tiga motor pula yang menjadi korban.
Sebelum kejadian tersebut, beliau mendapat jatah dan menyelesaikan
membaca juz 30. Ini menandakan tugas beliau membaca Al-Quran sudah
selesai 30 juz. Sekitar pukul 19.37 WIB beliau masih membaca Al-Quran
hingga memimpin doa khatam bersama-sama. Sampai akhirnya, pukul 22.34
WIB tersiar kabar bahwa beliau telah wafat.
Kini jenazah beliau telah dimakamkan sekitar pukul 10.00 WIB di
kawasan Cilegon Timur. Semoga Allah mengampuni dosa-dosanya dan menerima
segala amal ibadahnya. Allahumma aamiin.
Semoga kita pun dapat belajar, untuk menyiasati kehidupan untuk terus
berinteraksi terhadap al-Qur’an, hingga Allah memanggil kita. Allahumma aamiin. (ded/dakwatuna)
Redaktur: Deddy Sussantho


Tidak ada komentar:
Posting Komentar