
Menikah
atau pernikahan adalah menjalankan sunnah Nabi, sesuai fitrah pada diri
manusia. Karenanya banyak hikmah yang diperoleh dengan menjalankan
sunnah Nabi antara lainketentraman jiwa, tumbuh-nya kecintaan, kasih
sayang, dan kesatuan antara pasangan suami isteri. Dan juga keturunan
umat manusia akan tetap berlangsung semakin banyak dan berkesinambungan.
Mengutip dari Kita Suci Al Quran Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya
ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya
kamu cenderung dan merasa tentram bersamanya, dan dijadikanNya diantara
kamu rasa kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian terdapat
tanda-tanda (kekuasananNya) bagi kaum yang berfikir. (QS. Ar-Ruum:30).
Satu
lagi yang perlu kita tahu bahwa lelaki itu berhak memilih pasangan akan
tetapi wanita juga berhak menolak; maka dalam menuju jenjang pernikahan
ini kita menimal dapat berpedoman pada satu hadist bahwa Janda lebih
berhak kepada dirinya sendiri (memberikan keputusan tentang pernikahan)
dari pada walinya. Dan gadis hendaknya dimintai izinnya dalam perkara
dirinya. Dan izinnya adalah diamnya”. (H.R. Jama’ah, kecuali Bukhari);
kemudian coba kita tambahkan satu hadist yang lain yaitu bahwa Seorang
perempuan biasanya dinikahi karena empat perkara: Harta, nasab,
kecantikan dan agamanya. Maka utamakan memilih wanita yang beragama,
kamu akan merugi (bila tidak memilihnya).” (HR. Bukhari);
Dari
hal tersebut diatas kita masih ada keraguan dalam melangkah ke jenjang
pernihakan maka ada baiknya jika kita membaca dan menelaah sebuah buku
dari M. Fauzil Adhimselain pengarang buku ini kita tahu bahwa beliau
adalah seorang psikolog lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM); yang
berjudul Indahnya Pernikahan Dini yang merupakan buku kedua dari tiga
buku karangannya yaitu Agar Cinta Bersemi Indah, Indahnya Pernikahan
Dini dan Saat Anak Kita Lahiryang ketiganya diterbitkan oleh Gema Insani
Press
Dalam
buku ini sebenarnya menurut saya bukan satu ajakan pada kita untuk
menikah dini, akan tetapi lebih pada suatu pemahaman dan pemantapan bagi
yang sudah ada rencana dan niat untuk menikah namun masih diliputi
keraguan dalam menentukan langkah-langkahnya.
Indahnya
Pernikahan Dini dengan tebal 228 halaman dan dijual dengan harga Rp.
28.000,00 (waktu beli di Gramedia beberapa waktu yang lalu). Isi dari
buku ini cukup memberikan gambaran pada kita tentang bahwa pernikahan
dini itu dilakukan untuk menjauhi perzinahan, pelecehan sexual,
pemerkosaan dan untuk lebih bisa mengendalikan hawa nafsu, karena
melihat perkembangan dan pola pikir serta tingkah laku remaja sekarang
yang terkadang sudah jauh melampaui batas dalam pergaulannya, sehingga
akan lebih baik jika kita sudah siap dan mampu mengapa harus menunda
pernikahan itu;
Untuk
lebih jelasnya dalam buku Indahnya Pernikahan Dinijuga menjelaskan
beberapa hal tentang bagaimana memulai rencana pernikahan itu, upaya
untuk bisa mendapatkan restu orang tua, dan masih banyak lagi, satu sisi
yang begitu menarik pada buku ini adalah menjawab keraguan kita tentang
kapan, dimana, dengan siapa dan seperti apa pernikahan itu, dan
tentunya juga bagaimana dan langkah apa setelah menikah; Dengan bahasa
yang lugas, mudah dipahami dan dicerna, serta tata penulisan yang begitu
menarik dan rapi serta mengena, menjadikan kita waktu membaca tidak
akan merasa jenuh dan nyaman.
Yang
dapat disimpulkan dari buku ini adalah pernikahan adalah suatu proses
untuk menemukan persamaan dari perbedaaan antar suami-istri, dengan
didasarkan pada niat, ke-ikhlas-an, saling menghargai dan menghormati
satu sama lain, serta menyadari setiap kekurangan dan kelebihan dari
pasangan sekali lagi pernikahan itu bukan tujuan akhir akan tetapi awal
dari pencapaian sebuah kebahagiaan dunia dan akherat. PENASARAN, silakan
anda membaca dan menemukan makna dari buku ini.
[M Fauzul Adhim]

Tidak ada komentar:
Posting Komentar